, ,

Gelontor Dana Rp 1,9 Miliar, Pemkot Batu Genjot Infrastruktur Desa Punten

oleh -255 Dilihat

Geliat Pembangunan Desa Punten: Rp 1,9 Miliar untuk Dongkrak Infrastruktur dan Daya Tarik Wisata

Batu- Wajah Desa Punten di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, sedang bersiap untuk perubahan yang signifikan. Geliat pembangunan fisik terasa begitu kental, menandai dimulainya sebuah babak baru untuk meningkatkan kenyamanan bagi warganya dan para wisatawan. Pemerintah Kota Pemkot Batu secara serius menggarap potensi daerah ini dengan gelontor dana tidak kurang dari Rp 1,9 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Investasi besar ini dialokasikan untuk pembangunan tiga infrastruktur vital sekaligus: plengsengan (dinding penahan tanah), drainase, dan pavingisasi jalan.

Gelontor Dana Rp 1,9 Miliar, Pemkot Batu Genjot Infrastruktur Desa Punten
Gelontor Dana Rp 1,9 Miliar, Pemkot Batu Genjot Infrastruktur Desa Punten

Baca Juga : Janji Laptop Kemensos Molor, Harapan Siswa Batu Kian Menipis

Proyek yang berada di bawah naungan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Batu ini bukan hanya tentang perbaikan fisik semata, melainkan sebuah langkah strategis untuk mendukung jantung perekonomian setempat, yaitu sektor agrowisata dan rest area yang menjadi andalan Kecamatan Bumiaja.

Dari Kontrak hingga Pelaksanaan: Target Tuntas Sebelum Liburan

Secara resmi, proyek ambisius ini telah dimulai. Kepala Desa Punten, Hening Trisunu, dalam keterangannya membeberkan garis waktu pengerjaan. CV Vanda Jaya ditunjuk sebagai pelaksana lapangan setelah penandatanganan kontrak kerja sama pada 12 Agustus lalu.

“Masa pengerjaan proyek ini ditetapkan selama 120 hari kalender. Dengan demikian, kami menargetkan seluruh pembangunan dapat rampung dan siap digunakan paling lambat pada 10 Desember 2025,” papar Hening dengan penuh keyakinan.

Untuk memastikan mutu dan kesesuaian dengan rencana, Pemkot Batu juga menunjuk CV Winners Consulting Engineering sebagai pengawas independen. Kehadiran pengawas ini menjadi jaminan bahwa setiap material dan tahap pengerjaan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.

Tahapan Pembangunan dan Strategi Menghadapi Lonjatan Wisatawan

Saat ini, lokasi proyek sudah menunjukkan aktivitas yang tinggi. Tahap awal pembangunan telah dimulai dengan proses pembongkaran dan pemasangan material.

“Hingga saat ini, progres berjalan sesuai rencana. Pembongkaran dan pemasangan material sudah mulai dilakukan. Secara berurutan, kami memprioritaskan pembangunan plengsengan terlebih dahulu untuk memastikan struktur tanah stabil. Setelah itu, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pembuatan sistem drainase yang optimal, dan diakhiri dengan pavingisasi atau pengerasan jalan,” jelas Hening lebih rinci.

Keberadaan plengsengan dan drainase yang baik sangat krusial untuk mencegah erosi dan genangan air, terutama di daerah dengan kontur seperti Punten. Sementara itu, pavingisasi akan memberikan permukaan jalan yang lebih rata, nyaman, dan aman bagi semua pengguna jalan.

Namun, ada tantangan besar yang harus dihadapi: tepat waktu. Hening menekankan komitmennya untuk menyelesaikan proyek sesuai jadwal. Alasannya sangat fundamental, mengingat kawasan ini akan menjadi pusat keramaian pada akhir tahun.

“Kami harus memastikan akses jalan sudah optimal sebelum momen liburan akhir tahun. Volume kendaraan yang melintas dipastikan akan melonjak drastis. Kami tidak boleh membiarkan proyek ini mengganggu kelancaran arus lalu lintas, apalagi sampai molor. Kalau molor, risikonya terlalu mepet dan dapat mengganggu kenyamanan wisatawan,” imbuhnya.

Kekhawatiran tersebut sangat beralasan. Area yang sedang dibangun ini merupakan lokasi rest area yang sering dijadikan tempat beristirahat para wisatawan dalam perjalanan menuju destinasi wisata lainnya di Batu. Jika pembangunan tertunda, dampaknya akan langsung terasa pada sektor pariwisata.

Sebuah Investasi untuk Kemandirian Ekonomi Desa

Secara keseluruhan, Gelontor proyek senilai Rp 1,9 miliar ini bukan sekadar angka di atas kertas. Ia merupakan representasi dari sebuah harapan baru. Bagi warga Desa Punten, pembangunan ini akan meningkatkan aksesibilitas dan kualitas hidup. Bagi para pelaku usaha agrowisata, infrastruktur yang memadai akan memudahkan distribusi hasil bumi dan menarik lebih banyak pengunjung.

Dan bagi Kota Batu secara keseluruhan, ini adalah upaya untuk memperkuat daya saing destinasi wisatanya dengan membenahi infrastruktur pendukung. Jika target 10 Desember tercapai, Desa Punten akan menyambut puncak musim liburan dengan wajah yang lebih cantik, tertata, dan siap memberikan pengalaman terbaik bagi setiap tamunya.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.